• Jelajahi

    Copyright © MEDIA WJBM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    WJMB

    Irwansyah

    Media sprit Revolusi Desak polres Dairi untuk tetepkan tersangka.

    ADMIN TRIBUN
    Minggu, 04 Januari 2026, 7:31:00 AM WIB Last Updated 2026-01-04T15:32:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Dairi . Media revolusi desak polres Dairi agar tetepkan tersangka Dalam hal kasus Dugaan penganiayaan terhadap kekuarga Syahda sagala,selain dari itu  muncul dugaan dari beberapa pihak kusus tersebut seolah olah perencanaan yang matang oleh pihak pihak yang berkepentingan untuk menguasai rumah kontrakan Syahda sagala terkait dengan majunya usahanya di lokasi kejadian.




    Polres Dairi diminta untuk tegas dalam mengambil tindakan hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,fasalnya selain dari penganiayaan dan penggusuran secara berutal dan beruntun kepada syahdan Sagala dan keluarganya,syahdan Sagala sudah lakukan upaya untuk melangkah damai dengan mediasi di kantor desa sitinjo kecamatan sitinjo kabupaten Dairi secara resmi di hadiri oleh pihak pihak yang berwenang di tubuh pemerintah desa itu media tergelar pada tanggal 25 September 2025 ,pemohon Medias Syahdan dan keluarga termohon Lilis kudadiri dan abdul Rahman kudadiri.dengan hasil kesepakatan mediasi antara lain kesempatan Atara kedua belah pihak bersepakat akan menyelesaikan permasalahan dengan kekeluargaan dan menjamin keselamatan dan kenyamanan Syahda sagala untuk menjalankan Daganya,juga revisi Surati perjanjian sewa lapak / Rumah tempat jualan syahdan Sagala.

    Syahdan Sagala menjelaskan bahwa seusai resmi untuk sewa menyewa rumah kontrakan itu saya juga membuat kebiasaan orang Pakpak yaitu makan bersama bersama dengan Abdurrahman kudadiri pemilik rumah sekali Gus penyerahan kunci,namun surat saya yang buat ucap salah satu dari Meraka maksudnya yang menyewakan Rumah kontrakan itu.

    Namun,hal itu justru kesempatan untuk membuat surat lari dari kesepakatan,Ahir Ahir ini malah keluar pernyataan yang kami sewakan adalah halaman itu yang kami dengar tegas Syahda sagala.

    Lebih lanjut hal itu dalam mediasi bersedia pihak Abdurrahman kudadiri untuk merevisi surat tertuang di kesepakatan,namun justru ditabrak oleh mereka kesepakatan itu.


    Selain dari dugaan penganiayaan secara beruntun kepada syahdan Sagala dan keluarganya juga menabrak kesepakatan mediasi bersama yang digelar di kantor desa sitinjo.

    Sprit revolusi minta untuk pemerintah Desa sitinjo untuk menindaklanjuti hasil mediasi itu yang mana dinyatakan bila pihak pertama ( I) dan kedua melanggar ketentuan mediasi maka diserahkan ke aparat penegak hukum.

    Yang laporan Syahda sagala saat ini mengedap di meja kepolisian polres Dairi yang mana terahir ini kata Syahda di dalam SP2HP terlapor tidak dapat menghadiri pemeriksaan dengan alasan terlapor sedang momen tahun baru angka penjualan meningkat.


    Hal ini menunjukkan lemahnya penaganan hukum di polres Dairi ,bukanya memberikan perlindungan hukum malah terkesan laporannya disetel oleh oknum pengacara dengan alasan terlapor jualan lalu bagaimana dengan masyarakat yang berjuang untuk menutup PT.Gurti di parbuluan dan menyelamatkan generasi berikutnya dengan melindungi hutan mereka kok malah terkesan tidak ada kepastian hukum bagi masyarakat parbuluan itu.

    Kini SP2HP yang dikirimkan polres dairi kesaya terkesan menunjukkan kelemahan proses hukum di polres Dairi dan terkesan undang undang hanya pesanan para elit Mapia......tegas Syahda (tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini